Fenomena Sesame Street

 

 

Image

Sesame Street mungkin merupakan salah satu acara legenda bagi anak-anak pada umumnya. Karakter-karakter seperi Big Bird, Elmo, Cookie Monster merupakan segelintir karakter yang tidak hanya digemari oleh anak kecil namun orang dewasa pun masih menggemari nya. Acara yang pertama kali disiarkan pada 10 November tahun 1969 ini masih bertahan sampai sekarang. Pada dasarnya sesame street  merupakan sebuah muppet show pada saluran TV Amerika PBS, yang diperuntungkan untuk mendidik dan menumbuhkan kreativitas anak-anak. Sampai sekarang Sesame Street masih termasuk kedala acara anak dengan rating yang cukup tinggi.

 

Setelah mendapatkan tingkat kesuksesaan melalui serial televisi yang cukup tinggi, sesame street melakukan proses transmedia storytelling, dimana tidak hanya melalui serial televisinya, tapi fans-fans dari acara sesame street juga bisa menikmati cerita sesame street melalui buku cerita dan DVD. Bahkan untuk para fans dari sesame street yang sudah lebih dewasa tersedia games yang dapat dimainkan di berbagi platform. Selain DVD, cerita dan video games salah satu produk yang menurut saya paling sukses dari franchise sesame street sendiri adalah merchandise sesame street itu sendiri (seperti kostum, baju tas dan lain-lainya), dimana orang yang menggunakan ataupun mengoleksinya tidak terbatas oleh umur tertentu saja. Kesuksesan transmedia storytelling dari franchise sesame street menghasilkan berbagai versi internasional  dari sesame street itu sendiri, dimana konten dari acara televisi sesame street pada dasarnya masih sama seperti yang ditayangkan di Amerika dengan menggunakan Muppet dan bertujuan untuk mengedukasi, namun sudah ditambahkan dengan konten lokal dari berbagai negara itu sendri. Dari hasil pemantauan saya kurang lebih terdapat 20 Versi glokalisasi dari Sesame street itu sendiri.

 

Indonesia sendiri merupakan salah satu negara yang melakukan lokalisasi pada acara Sesame street itu sendiri. Di Indonesia bentuk lokalisasi dari Sesame Street diberi judul Jalan Sesama, yang dimana pada dasarnya memiliki program dan konten yang sama pada Sesame Street di Amerika. Jalan Sesama sendiri mengadopsi beberapa tokoh muppet utama dari Sesame Street itu sendiri seperti elmo dan big bird, namun guna menyesuaikan dengan budaya Indonesia karakter muppet seperti Momon (seorang anak laki-laki), Putri (seorang anak perempuan), Tantan (orang utan) dan Jabrik (badak bayi) menjadi tokoh utamanya. Hal ini memperlihatkan bahwa sudah terjadi proses glokalisasi dari franchise sesame street di Indonesia, dimana selain karakter yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari Indonsia, setting dan alur cerita serta nilai-nilai yang ditampilkan dan diajarkan pun disesuaikan untuk anak-anak Indonesia.

 

Menurut saya fenomena franchise Sesame Street ini sangatlah menarik dimana proses transmedia storytelling dapat dibilang menjadi salah satu faktor yang mendukung lama dari hidupnya franchise itu sendiri. Selain itu proses glokalisasi dari sesame street di berbagai negara juga menjadi faktor lain juga yang mendukung bertahnnya franchise ini hingga 34 tahun lamanya.

 

 

Refrensi:

http://www.jalansesama.or.id/ (Diakses pada 22 Oktober 2013)

http://www.sesamestreet.org/ (Diakses pada 22 Oktober 2013)

http://en.wikipedia.org/wiki/Sesame_Street (Diakses pada 22 Oktober 2013)

 

Notes:

Gambar yang saya muat dalam artikel bukan milik saya/

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s