Pentingnya Literasi Digital untuk Remaja

Topik minggu postingan minggu ini seperti yang sudah disepakati di kelas cenderung lebih dikonsentrasi kan kepada topik kredibilitas dan digital literacy. Oleh karena itulah ketika saya sedang mencari inspirasi untuk menulis menganai materi ini saya ‘menemukan’ sebuah makalah dengan judul “The special case of youth and Digital information credibility“, yang menurut saya sangat menarik untuk dijadikan topik minggu ini, sehingga saya memutuskan untuk berkonsentrasi membahas mengenai kredibiltas informasi melalui media digital dan remaja.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa generasi muda sekarang ini dapat kita bilang memiliki tingkat ketergantungan terhadap media digital yang lebih tinggi dibandingkan sebelum-sebelumnya. Dapat kita lihat bagaimana pada kehidupan keseharian remaja dan  telfon genggam merupakan suatau hal yang tidak terpisahkan. Hal ini disebabkan media digital dapat dilihat merupakan penyokong informasi yang utama bagi remaja sekarang ini, dimana melalu media digital para remaja dapat mencari informasi yang sangat beragam, dimana saja dan kapan saja (tentu dengan syarat memiliki koneksi internet >.<). 

Walaupun remaja sekarang ini memiliki kemudahaan dan keberagaman sumber informasi yang jauh lebih besar dibandingkan genarasi-genarasi sebelumnya, ternyata tidak sepenuhnya berefek positif. Salah satu yang banyak menjadi perhatian adalah kemampuan remaja untuk menyaring atau  memilah-milih informasi yang diterimanya. Remaja pada umumnya dilihat sebagi pihak yang masih dalam tahap perkembangan skill kognitif  ataupun emosional, begitu juga dengan pengalaman hidupnya yang belum terlalu banyak (Folk & Apostel, 2013) sehingga mereka belum dilihat sebagai pihak yang bisa mengkirtisasi sebuah informasi yang diterimanya, oleh karena itula mereka dilihat  belum bisa menentukan mana sumber informasi yang kredibel dan mana yang bukan. Hal ini ditakutkan akan menyebabkan remaja mengkonsumsi secara mentah-mentah informasi yang diberikan oleh media digital, yang dimana sudah kita ketahui bahwa media digital memungkinkan siapapun untuk menjadi produsen berita, tanpa harus memiliki kemampuan atau kredibilitas tertentu layaknya media tradisonal. 

Oleh karena itulah saya melihat bahwa literasi digital merupakan suatu hal yang penting untuk dikuasi oleh remaja kita sekarang ini, mengingat sulitnya bagi kita untuk melarang atau membatasi penggunaan media digital pada remaja. Dengan adanya literasi digital remaja dapat  memiliki ‘landasan’ ilmu dalam menggunakan media digital, sehingga penggunaan media digital dapat dilakukan dengan maksimal 🙂 

 

Refrensi:

Folk, Moe & Apostel, Shawn. (2013). “Online Credibility and Digital Ethos: Evaluating Computer-Mediated Communication“. IGI Global:USA

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s